”Pencapaian sasaran PU608 merupakan kontribusi nyata Kementerian PU dalam mengawal jalan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Selama satu tahun masa kerja Kabinet Merah Putih, berbagai capaian strategis telah terealisasi. Di bidang Sumber Daya Air, fokus diarahkan pada pembangunan jaringan irigasi baru dan penyelesaian bendungan. Sementara itu, bidang Bina Marga terus memacu pembangunan jalan baru, preservasi jalan daerah melalui Inpres 11/2025, serta duplikasi jembatan.
Kementerian PU juga berkomitmen mendukung program prioritas nasional lainnya, seperti pembangunan infrastruktur sanitasi dan air minum (SPAM) oleh Cipta Karya, dukungan infrastruktur untuk Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta pelaksanaan program Padat Karya Tunai (PKT) guna menyerap tenaga kerja lokal.
Menutup sambutannya, Menteri PU mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di penghujung tahun yang rawan memicu banjir dan longsor.
Kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan juga menjadi prioritas utama demi mendukung kelancaran arus lalu lintas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
”Pastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi mantap. Perkuat koordinasi dan komunikasi serta logistik tanggap darurat harus senantiasa siap siaga,” pungkasnya. (Rls/SA)











