Secara data, Provinsi Lampung memiliki 2.446 desa berdasarkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia tahun 2025.
Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), Lampung menunjukkan tren positif peningkatan status desa yang mencerminkan keberhasilan pembangunan berbasis desa.
Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 699 desa berkembang yang menunjukkan kemajuan akses dasar seperti listrik, air bersih, dan pendidikan, serta fokus pada penguatan ekonomi lokal pertanian dan perikanan.
Selain itu, terdapat 1.186 desa maju yang telah memiliki infrastruktur dan tingkat kesejahteraan tinggi, termasuk inovasi desa wisata dan fasilitas layanan dasar yang memadai.
Sementara itu, 561 desa mandiri di Provinsi Lampung menjadi contoh keberhasilan pembangunan desa dengan kemandirian ekonomi, sosial, dan lingkungan yang ditopang inovasi teknologi serta partisipasi aktif masyarakat.
Desa yang di Provinsi Lampung dikenal dengan sebutan desa, pekon, atau tiyuh memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan daerah.
Keberadaan desa-desa tersebut mencerminkan kematangan pembangunan Provinsi Lampung yang tumbuh melalui proses panjang dan berkelanjutan, baik dari aspek infrastruktur, perekonomian, pendidikan, maupun kebudayaan.
Melalui peringatan Hari Desa Nasional 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap momentum ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat semangat kerja, dedikasi, serta pengabdian dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembangunan desa secara berkelanjutan. (Rls/SA)











