BUDPARTravel

Jalur Pendakian Gunung Dempo, Lokasi dan Harga Tiketnya

×

Jalur Pendakian Gunung Dempo, Lokasi dan Harga Tiketnya

Sebarkan artikel ini
jalur pendakian Gunung Dempo
Ilustrasi Jalur Pendakian Gunung Dempo || Photo by Madrosah Sunnah on Unsplash || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID, TRAVEL – Jalur pendakian Gunung Dempo termasuk informasi penting yang wajib diketahui oleh para wisatawan. Gunung Dempo sendiri merupakan jenis gunung stratovolcano yang terakhir kali meletus pada tahun 2017.

Meski demikian, Gunung Dempi menjadi destinasi populer bagi para penggemar hiking dan trekking. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait wisata Gunung Dempo, yuk simak pembahasan berikut.

Jalur Pendakian Gunung Dempo yang Perlu Diketahui

Gunung Dempo bisa dicapai lewat darat dari arah Palembang di mana biasanya memakan waktu perjalanan sekitar 7 jam. Dengan ketinggian 3.195 mdpl, Gunung Dempo memegang predikat sebagai puncak tertinggi yang ada di wilayah Sumatera Selatan.

Tak hanya itu, gunung ini juga merupakan bagian terpenting dari wisata Pegununggan Bukit Barisan yang dianggap sebagai perisai alam. Untuk mencapai puncaknya, terdapat beberapa jalur pendakian yang bisa dicoba, antara lain:

1. Jalur Kampung IV

Jalur Kampung IV termasuk trek yang cukup populer di kalangan pendaki, khususnya para pemula. Ya, alasan utamanya adalah trek pendakian di jalur Kampung IV cenderung landai dan berliku.

Selama perjalanan, pendaki bisa menemukan sebuah tebing batu yang memiliki bentuk rata, seperti lemari dengan ketinggian sekitar 5 meter. Tak hanya itu, jalur ini juga melintasi sebuah pemakaman atau petilasan yang dipersembahkan untuk tetua Kampung Dempo.

Pemakaman tersebut terletak di area cadas sehingga pendaki harus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan saat melewatinya. Apabila memilih jalur Kampung IV, waktu perkiraan sampai ke puncak Gunung Dempo adalah sekitar 9 hingga 10 jam.

2. Jalur Jarai

Selanjutnya, pendaki juga bisa memilih jalur Jarai untuk bisa sampai ke puncak Gunung Dempo. Jalur Jarai sendiri terletak di sudut yang terpisah dari gunung dan berbeda dengan jalur sebelumnya.

Untuk saat ini, jalur Jarai belum diresmikan menjadi jalur pendakian menuju puncak gunung. Sebab, trek pendakian yang ada di jalur ini sangat ekstrem dan berbahaya di mana didominias oleh tebing cadas.

3. Jalur Tugu Rimau

Jalur Tugu Rimau termasuk jalur lebih diminati oleh para pendaki yang sudah berpengalaman. Sebab, trek yang jalur ini cukup curam dan menawarkan tingkat kesulitan menantang sehingga membutuhkan keterampilan khusus.

Selama melewati jalur Tugu Rimau, pendaki harus melalui hutan yang dikenal dengan sebutan hutan mati. Istilah tersebut digunakan karena hutan tersebut pernah mengalami kebakaran pada tahun 2016 dan bekas-bekasnya masih terlihat hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *