2. Melihat Pemandangan dari Kubah
Sebagai observatorium peneropongan bintang tertua di Indonesia, Observatorium Bosscha memiliki atap kubah dan bangunan putih yang kokoh dan ikonik. Bahkan, Observatorium Bosscha diklaim dapat bertahan dari guncangan gempa hingga 7 skala richter.
Untuk bagian atasnya, Observatorium Bosscha menghadirkan atap yang bisa terbuka dan tertutup secara otomatis. Hal menakjubkan yang bisa diamati dari bangunan penelitian satu ini adalah area sunyi dan asri.
3. Belajar Ilmu Astronomi
Kegiatan seru lainnya yang dapat dilakukan di Observatorium Bosscha adalah belajar ilmu astronomi. Saat berada di dalam ruang multimedia, pengunjung akan menerima penjelasan tentang astronomi melalui film dokumenter sehingga keaslian alam luar angkasa bisa terlihat secara natural.
Apabila sudah mengetahui jam buka Observatorium Bosscha, ada baiknya untuk segera berkunjung bersama teman atau saudara. Tak hanya mendapatkan wawasan tambahan, pengunjung juga akan memiliki pengalaman liburan yang menyenangkan.





