Arti dari ayat ini adalah “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah SWT dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya supaya kamu mendapat keberuntungan”.
2. Surat Al-A’raaf Ayat 180
Dasar hukum tawasul juga tercantum daam QS. Al-A’raaf ayat 180. Ayat tersebut berbunyi, “Wa lillaahil-asmaa’ul husnaa fad’uhu bihaa wa zarullaziina yul-hiduna fii asmaa’ih, sayujzauna maa kaanu ya’malun”.
Artinya, yaitu “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyebut nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah dikerjakan”.
Jenis-jenis tawasul memang wajib diketahui umat muslim agar bisa dilakukan dengan benar. Apabila sudah diketahui, maka niscaya akan mendapatkan pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.





