Lalu ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, ini untuk Allah lalu untuk diriku mana?’ Nabi menjawab: ‘Ucapkanlah Allahummaghfirli, warhamni, wa’afini, wahdini, warzuqni. Maka lelaki tersebut menggenggam telapak tangannya yang satu sembari menghitung lima dengan jari-jarinya.
Kemudian lelaki tersebut pergi sambil menggenggam kedua telapak tangannya. Nabi Muhammad SAW pun berkomentar: ‘Sungguh ia telah memenuhi kedua tangannya dengan kebaikan’”. (HR. Ahmad)
4. Termasuk Amal Saleh yang Berpahala Abadi
Selanjutnya, keutamaan dari kalimat hauqolah adalah menjadi salah satu amal sholeh yang berpahala abadi. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman, “Al-maalu wal-banuna zinatul-hayatid-dun-ya, wal-baqiyatus-salihatu khairun ‘inda rabbika sabawaw wa khairan amalaa”.
Artinya adalah “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi al-baqiyat ash-shalihat (amal sholeh yang berpahala abadi) lebih baik di sisi Allah pahalanya dan harapannya”. (QS. Al-Kahfi: 46)
Keutamaan kalimat hauqolah memang penting dipahami umat muslim agar mendapatkan keberkahan. Jika ingin memperoleh lebih banyak kebaikan, pastikan untuk mengamalkan kalimat-kalimat istimewa ini, ya.





