Sebagaimana yang tertuang dalam hadis, yakni “Aku dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini, lalu beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkannya sedikit”. (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d)
4. Memperoleh pahala yang berlipat
Umat muslim yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan pahala berlipat-lipat dari Allah SWT. Pahala tersebut juga dapat bermanfaat untuk orang lain, terutama bila dilakukan dengan penuh keikhlasan dan hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT.
Seperti yang dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW, yaitu “Siapa saja yang menyeru pada kebaikan, maka baginya pahala yang sama dengan orang yang mengerjakannya”. (HR. Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud dari Abu Mas’ud)
5. Terhindar dari siksa akhirat
Memelihara dan mengasuh anak yatim merupakan kewajiban yang secara tegas diperintah oleh Allah SWT. Perintah untuk menyayangi dan menyantuni anak yaitu ini pun ada dalam ayat-Nya dan sabda rasul-Nya.
Dalam sabda Rasulullah SAW, Allah SWT berfirman, “Demi yang mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya”.
Demikian informasi terkait keutamaan menyantuni anak yatim yang perlu diketahui. Agar bisa mendapatkan amalan baik untuk dibawa hingga akhirat, pastikan untuk selalu menyanyangi anak yatim, ya.





