LampungLampung SelatanPemerintahan

Lampung Siap Jadi Pelopor Sekolah Rakyat 2025, Mensos dan Wagub Tinjau Lokasi Sementara

63
×

Lampung Siap Jadi Pelopor Sekolah Rakyat 2025, Mensos dan Wagub Tinjau Lokasi Sementara

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung, Jihan Nurlela mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung untuk meninjau langsung kesiapan program Sekolah Rakyat || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung, Jihan Nurlela mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung untuk meninjau langsung kesiapan program Sekolah Rakyat || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Peninjauan dilakukan di beberapa lokasi BPSDM, seperti : asrama dan ruang kelas. Saifullah Yusuf mengecek secara langsung ruang asrama dan ruang kelas yang ada di BPSDM Provinsi Lampung.

Ia menuturkan bahwa pihak Kementerian Sosial hanya mengusulkan titik lokasi untuk dijadikan Sekolah Rakyat. Selanjutnya pihak Kementerian Pekerjaan Umum yang akan menilai layak atau tidaknya sarana dan prasarana yang diusulkan.

Baca Juga  OJK Raih Opini WTP dari BPK RI untuk Laporan Keuangan 2020

“Kami hanya mengusulkan titik-titik dimana Sekolah Rakyat bisa dimulai tahun ini, nanti kemudian PU (Pekerjaan Umum) akan survei ke sini untuk menentukan layak tidaknya, setelah itu ditindaklanjuti dengan rencana untuk renovasi dalam rangka memenuhi semua sarana prasarana yang dibutuhkan,” ucap Syaifullah Yusuf.

Menteri Sosial menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat bertujuan untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam hal pendidikan, khususnya masyarakat miskin dan ekstrem miskin.

Baca Juga  Peringati May Day 2022, Puluhan Massa Buruh Sampaikan 17 Tuntutan ke Pemprov Lampung

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana sudah siap, serta pelaksanaan program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Sosial.

Mensos juga berkesempatan memaparkan secara ringkas bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan jawaban dari isu kemiskinan dan pendidikan, menurutnya setiap anak memiliki kesetaraan dalam hak akses mendapatkan pendidikan.

Baca Juga  Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Apresiasi Peranan BI dalam Pembangunan Daerah

Tampilan prototipe bangunan-bangunan dan gedung Sekolah Rakyat dan proses selektifitas calon siswa sekolah rakyat yang harus terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori Desil 1 yaitu kelompok keluarga miskin dan ekstrem miskin.