Bandar LampungLampung

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Banjir di Sukarame, 438 KK Terima Uang Tunai dan Beras

×

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Banjir di Sukarame, 438 KK Terima Uang Tunai dan Beras

Sebarkan artikel ini
Walikota Eva Dwiana saat menyalurkan beras dan uang tunai kepada korban banjir || Foto: 5W1HINDONESIA.ID
Walikota Eva Dwiana saat menyalurkan beras dan uang tunai kepada korban banjir || Foto: 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat membantu warga terdampak bencana alam. Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyerahkan secara langsung bantuan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Sukarame pada Minggu (8/3/2026).

Sebanyak 438 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut menerima paket bantuan berupa:

  • Uang tunai sebesar Rp1.000.000 per KK.

  • Beras sebanyak 10 kilogram per KK.

Penyaluran yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sukarame ini menyasar warga yang rumahnya terendam banjir dalam beberapa hari terakhir. Walikota Eva Dwiana menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap kerugian yang dialami masyarakat.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu warga yang rumahnya terdampak banjir, baik untuk biaya membersihkan rumah maupun memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujar Eva Dwiana di lokasi penyaluran.

Pendataan Masih Berlanjut

Hingga saat ini, data sementara menunjukkan total warga terdampak banjir di seluruh Bandar Lampung mencapai kurang lebih 1.000 KK. Wilayah dengan dampak terparah meliputi empat kecamatan, yakni:

  1. Sukarame

  2. Rajabasa

  3. Sukabumi

  4. Tanjung Senang

Walikota yang akrab disapa Bunda Eva ini mengimbau bagi warga yang merasa terdampak namun belum terdata agar segera melapor. “Masyarakat yang belum menerima bantuan silakan melapor melalui Ketua RT atau pihak kecamatan agar segera kami tindaklanjuti,” tambahnya.

Soroti Normalisasi Sungai dan Kewaspadaan Warga

Terkait solusi jangka panjang, Eva Dwiana menjelaskan bahwa Pemkot terus melakukan upaya pengerukan serta perbaikan drainase secara rutin. Namun, ia menekankan bahwa penanganan banjir di Bandar Lampung memerlukan sinergi lintas instansi.

Ia berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dapat segera melakukan pemetaan prioritas pada aliran sungai yang melintasi kota. Menurutnya, kolaborasi antar lembaga sangat krusial agar upaya pencegahan banjir bisa lebih maksimal.

Di akhir kunjungannya, Bunda Eva juga berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pascabanjir.