Bandar LampungLampungNasionalPemerintahan

Pemprov Lampung dan Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

×

Pemprov Lampung dan Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Pemprov Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kerja sama lintas sektor melalui penandatanganan berbagai kesepakatan strategis || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Pemprov Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kerja sama lintas sektor melalui penandatanganan berbagai kesepakatan strategis || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Adapun nilai transaksi yang dihasilkan dari penandatanganan MoU dan PKS ini sebesar Rp 833 miliar. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi ekonomi regional, meningkatkan investasi, serta mendorong pemerataan pembangunan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah beserta seluruh jajaran.

“Semoga selama berada di Provinsi Lampung, Bapak Gubernur dan rombongan merasa nyaman, serta kunjungan ini memberikan kesan yang baik sekaligus manfaat nyata bagi kedua provinsi,” harap Gubernur Mirza.

Hubungan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah, jelas Gubernur Mirza, telah terjalin sejak lama dan terus berkembang hingga saat ini. Kedekatan tersebut tidak hanya tercermin dalam kerja sama antarpemerintah daerah, tetapi juga dalam hubungan sosial dan kultural yang sangat kuat.

“Sejarah transmigrasi dan proses hidup bersama telah melahirkan generasi yang lahir, tumbuh, dan besar di Lampung, namun tetap membawa nilai-nilai budaya Jawa yang berpadu harmonis dengan kearifan lokal Lampung,” ujarnya.

Setiap daerah memiliki peran strategisnya masing-masing. Jawa Tengah dikenal dengan kekuatan di sektor pangan, industri, serta kualitas sumber daya manusianya.

Sementara itu, Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. “Apabila potensi-potensi ini disinergikan, hasil yang dicapai tentu akan jauh lebih optimal dibandingkan jika berjalan sendiri-sendiri,” jelas Gubernur Mirza.

“Sejumlah sektor strategis menjadi fokus bersama. Sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Jawa Tengah, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok antarwilayah, meningkatkan nilai tambah produk daerah, serta membuka peluang investasi yang saling menguntungkan bagi kedua provinsi,” imbuhnya.