5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus menunjukkan kinerja positif dalam mendorong pertumbuhan investasi daerah. Realisasi investasi di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp 15,2 triliun atau 141,22 persen dari target yang ditetapkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM sebesar Rp 10,76 triliun.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Sulpakar saat menjadi pembina Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Senin (18/5/2026).
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa capaian investasi terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 2,45 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 12,74 triliun. Secara keseluruhan, investasi tersebut mampu menyerap 24.097 tenaga kerja Indonesia dan 30 tenaga kerja asing.
Gubernur Lampung menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sektor di Provinsi Lampung dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama melalui peningkatan infrastruktur fisik, peningkatan kualitas tenaga kerja, simplifikasi kebijakan dan regulasi, promosi investasi, serta koordinasi intensif antara pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan realisasi investasi sebesar Rp16,28 triliun atau meningkat 7,1 persen dibanding target tahun sebelumnya.











