Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Energi
Selain memastikan pasokan energi jangka pendek, Pemprov Lampung juga terus mendorong penguatan ketahanan dan kemandirian energi daerah dalam jangka panjang.
Upaya tersebut dinilai semakin penting di tengah dinamika global dan ketidakpastian geopolitik yang dapat berdampak terhadap sektor energi. Kebijakan tersebut juga sejalan dengan Astacita Presiden Republik Indonesia yang mendorong terwujudnya swasembada energi sekaligus pengembangan ekonomi hijau.
Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), dengan total potensi kapasitas mencapai 124.486 MW. Potensi tersebut didominasi energi surya sebesar 121.480 MW, panas bumi 1.758 MW, dan energi angin 1.137 MW.
Namun, pemanfaatan potensi EBT tersebut saat ini baru sekitar 501,8 MW. Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang investasi dan pengembangan energi terbarukan di Lampung.
Dari sisi bauran energi, Lampung mencatat capaian positif. Pada 2025, bauran energi EBT telah mencapai 36,89 persen, melampaui target dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED) sebesar 36 persen.
Ke depan, capaian tersebut akan terus ditingkatkan dengan target bauran EBT mencapai 47 persen pada 2050.
Dorong Eksplorasi Sumber Energi Baru
Untuk memperkuat ketahanan energi daerah, Pemprov Lampung juga mendorong eksplorasi dan pengembangan berbagai sumber energi baru.
Di sektor minyak dan gas bumi, pengembangan diarahkan antara lain melalui Wilayah Kerja (WK) Air Komering di Kabupaten Way Kanan serta Survei Sistemik Sumatera Selatan Area 1 yang mencakup wilayah Lampung Tengah, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan.
Pengembangan energi panas bumi juga terus didorong di sejumlah Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), antara lain Danau Ranau, Sekincau Selatan, Way Panas, Way Ratai, dan Rajabasa.
Khusus di Way Panas, pengembangan diarahkan pada pilot plan Green Hydrogen sebagai salah satu langkah awal mempersiapkan sumber energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Gubernur menegaskan bahwa ketahanan energi merupakan bagian penting dari ketahanan daerah. Karena itu, upaya menjaga pasokan energi saat ini harus berjalan beriringan dengan pengembangan sumber energi baru dan terbarukan.
“Ketahanan energi adalah bagian penting dari ketahanan daerah. Mari kita jaga ketersediaan energi ini sekaligus mempercepat pengembangan energi terbarukan.
Dengan kerja bersama dan pengelolaan yang tepat, Lampung memiliki peluang besar untuk semakin mandiri dan kuat dalam sektor energi,” tandasnya. (Rls/SA)











