5W1HINDONEDIA.ID, BANDAR LAMPUNG – Masa demonstrasi membuka paksa pagar gedung DPRD Bandar Lampung setelah tidak mencapai kesepakatan untuk melakukan diskusi.
DPRD Bandar Lampung siap menyambut 50 mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya dalam menolak kenaikan BBM.
Namun ketua PMII Bandar Lampung menolak persyaratan itu dan ingin semua anggota PMII yang ikut aksi demonstrasi masuk dan duduk bersama.
Penolakan tersebut berujung ricuh, masa yang sudah kecewa mematahkah pagar gedung DPRD Bandar Lampung.
Hingga saat ini, masa yang tergabung dalam PMII Bandar Lampung masih menduduki gedung DPRD Bandar Lampung.











