5W1HIndonesia.id, Tulang Bawang Barat – PT Hutama Karya (Persero) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) menyiapkan sebanyak 100 buah lampu cadangan atau serep bagi kendaraan yang mengalami lampu mati saat melintas di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Upaya tersebut merupakan bagian dari kegiatan operasi “microsleep” (tidur pendek) untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas.
“Yang kita siapkan kurang lebih 100 buah (lampu cadangan),” terang Yoni Satyo Wisnuwardono, Branch Manager PT Hutama Karya (HK) Ruas Tol Terpeka saat dijumpai di KM 215 Way Kenanga, Jumat (9/9/2022) malam.
Menurutnya, kondisi lampu belakang mati menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan tol terutama di waktu malam.
“Fatalitas yang terjadi adalah tabrak belakang akibat lampu belakang mati,” terang Yoni.
Dengan adanya operasi lampu belakang ini, masih kata Yoni, diharapkan dapat menekan penyebab kecelakaan akibat lampu belakang mati.
Upaya yang dilakukan pada operasi “microsleep” kali ini yaitu penempelan stiker dan juga menyediakan lampu ganti bagi kendaraan yang mengalami lampu mati.
“Dan memberikan lampu sementara atau lampu cadangan berupa lampu senter yang kita tempelkan di belakang kendaraan,” paparnya.











