5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Sebanyak 200 personel gabungan diturunkan dalam pelaksanaan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Batu Sangkar, Kamis (30/12/2021).
Sementara, total keseluruhan kios yang ditertibkan berjumlah sebanyak 45 kios.
Wakil Wali Kota Bandar Lampung Deddy Amarullah mengingatkan kepada seluruh aparat yang tergabung agar melakukan penertiban secara humanis.
Ia pun mengatakan agar seluruh barang yang masih ada di kios-kios pesagang agar dijaga dan diamankan sehingga terhindar dari penjarahan.
“Jangan sampai ada satu barang pun yang hilang. Jaga dan bantu dipindahkan. Jangan ada pihak lain yang menjarah barang-barang mereka,” ujar Deddy saat melakukan briefing sebelum penertiban pada Kamis (30/12/2021).
Nantinya, barang-barang yang tertinggal di kios akan diamankan dan langsung dialihkan di kios-kios yang sudah tersedia di Pasar Bambu Kuning lantai 2.
“Kita sudah siapkan tempat. Langkah kita memindahkan tempat dan menata wilayah tersebut,” imbuhnya.
Selain itu, Deddy juga mengingatkan agar aparat tidak terpancing emosi saat melakukan penertiban.
Diberitakan sebelumnya, Setelah memberikan melayangkan 3 surat peringatan dan 1 surat teguran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Batu Sangkar, Kamis (30/12/2021).
Penertiban ini dilakukan untuk menata kawasan tersebut agar bisa difungsikan sebagaimana mestinya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, dua alat berat serta puluhan personel gabungan dari Satpol PP dan TNI-Polri dan Linmas turut mengamankan penertiban tersebut.
Nantinya, para pedagang yang ada di Jalan Batu Sangkar dan Bukit Tinggi akan dialihkan ke Pasar Bambu Kuning lantai dua. (CR/SA)











