“Tantangan bencana kapan saja dan dimana saja, kita harus antisipasi ini. Namun kita semua berdoa agar dijauhi dari marabahaya, diberi perlindungan dari Allah SWT,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ia meminta agar semua untuk terus menjalin sinergitas yang kuat dan berkesinambungan antar semua pemangku kepentingan dan mewaspadai serta mencegah hal-hal yang dapat menciderai proses pemilu.
“Jaga netralitas TNI/Polri, ASN dan penyelenggara pemilu dalam menciptakan pemilu dan pilkada yang mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional, akuntabel, efektif dan efisien,” ujarnya.
Terakhir, Arinal mengajak untuk meningkatkan sinkronisasi dan integrasi serta interkoneksi antar Forkopimda dengan lainnya seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
“Termasuk bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Koordinasi Pemberantasan Terorisme (FKPT), Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK), Tim Pengawasan Ormas, dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika mengatakan selama kegiatan masa kampanye di Provinsi Lampung, secara umum berjalan aman, tertib dan lancar.
Ia menyebut pihaknya menerjunkan personel, baik untuk terhadap pengamanan pemilu maupun kesiapan sarana prasarana dalam penanggulangan bencana.
Helmy menuturkan Polri khususnya Polda Lampung juga berkomitmen menjunjung tinggi prinsip netralitas.
Hadir pada kesempatan itu diantaranya Kabinda Lampung Brigjen Pol. Harseno, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami dan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar.
Kemudian, dari pihak Basarnas, para tokoh agama, dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Rls/SA)











