Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs Aswarodi M.Si menyampaikan, Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) adalah kegiatan jemput bola dimana Dinas Sosial sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) memberikan layanan rehabilitasi di dalam panti, yang sifatnya menunggu kehadiran penyandang disabilitas.
“Pada kegiatan Yansos Jejama ini kita mencari dan mendatangi para penyandang disabilitas di desa dan kecamatan untuk diberikan layanan rehabilitasi yang sama seperti layanan rehabilitasi di dalam panti,” kata kadis.
Kadisos Lampung Aswarodi menambahkan, Tim Yansos Jejama terdiri dari tenaga medis (dokter) RSU Abdoel Moeloek, Perawat Kejiwaan dari RSJ, Psikolog dan pekerja sosial, bekerja diawali dengan pemeriksaan oleh tim medis untuk menentukan derajat kedisabilitasan, dilanjutkan assesment oleh psikolog dan pekerja sosial, yang hasilnya dalam bentuk rekomendasi jenis intervensi yang diberikan kepada penyandang disabilitas.
Hal itu sesuai dengan misi ketiga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan penyandang disabilitas, guna mewujudkan rakyat Lampung berjaya.
Perlu diketahui, Yansos Jejama adalah salah satu sarana pelayanan dan rehabilitasi sosial yang berfungsi memberikan layanan konsultasi, pemeriksaan kesehatan, rujukan bagi penyandang cacat atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya.
Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Pesawaran Nanda Indira Dendy, Kepala Dinas Sosial Pesawaran, Kades Kurungan Nyawa, dan Para pendamping sosial Kabupaten Pesawaran. (Rls/SA)











