Bandar LampungLampungPemerintahan

YBM PLN UP3 Tanjung Karang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Anak Penderita Penyakit Jantung Bawaan Kompleks

104
×

YBM PLN UP3 Tanjung Karang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Anak Penderita Penyakit Jantung Bawaan Kompleks

Sebarkan artikel ini
Penyerahan bantuan pengobatan dari PLN UP3 Tanjung Karang melalui YBM PLN kepada keluarga ananda Ahmad Alvendra (4), anak penderita penyakit jantung bawaan kompleks, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial PLN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan || Foto: PLN UP3 Tanjung Karang
Penyerahan bantuan pengobatan dari PLN UP3 Tanjung Karang melalui YBM PLN kepada keluarga ananda Ahmad Alvendra (4), anak penderita penyakit jantung bawaan kompleks, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial PLN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan || Foto: PLN UP3 Tanjung Karang

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — PLN UP3 Tanjung Karang melalui YBM PLN menyalurkan bantuan pengobatan kepada ananda Ahmad Alvendra (4 tahun), anak pertama dari pasangan Bapak Ilham dan Ibu Mega Rahmawati, yang tengah menjalani perawatan intensif akibat penyakit jantung bawaan kompleks.

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di wilayah Tanjung Karang sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial PLN terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga  Berbagi Berkah Muharam, PLN Salurkan Bantuan Sekolah untuk Ratusan Anak Yatim Tanggamus

Bantuan yang diberikan berupa dukungan biaya pengobatan guna meringankan beban keluarga dalam menjalani proses perawatan medis yang berkelanjutan.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program sosial bidang kesehatan YBM PLN UP3 Tanjung Karang yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PT. PLN (Persero).

Baca Juga  Safari Ramadan di Kota Metro, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Serahkan Bantuan Sembako, Mesin Jahit, dan Alat Bantu Disabilitas

Ahmad Alvendra didiagnosis menderita penyakit jantung bawaan kompleks, yaitu kelainan pada struktur jantung yang telah terjadi sejak lahir sehingga aliran darah ke seluruh tubuh tidak berjalan normal.

Kondisi ini membuat jantung harus bekerja lebih berat dari seharusnya dan memerlukan penanganan medis jangka panjang serta pengawasan intensif dari tenaga kesehatan.

Baca Juga  Sekdaprov Lampung Jadi Narasumber Peringatan HUT ke-77 PWI/HPN dan Porseniwada 2023, Ini Pesannya

Dalam kesehariannya, Bapak Ilham, ayah Ahmad Alvendra, bekerja sebagai sopir, sehingga keluarga membutuhkan dukungan tambahan untuk memenuhi biaya pengobatan yang cukup besar dan berkelanjutan.