5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Dinas Pariwisata kota Bandar Lampung segera menggelar malam Grand Final pemilihan Muli Mekhanai 27 April 2026 mendatang.
Saat ini, sebanyak 15 pasang atau 30 finalis terpilih tengah memasuki fase akhir penjurian setelah menyisihkan puluhan pendaftar lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah menjelaskan bahwa rangkaian seleksi telah dimulai sejak awal tahun. Dari total 74 pendaftar, proses seleksi berlangsung ketat melalui tahapan semifinal yang menyaring 30 pasangan, hingga terpilih 15 pasangan terbaik yang masuk ke babak final.
“Para finalis telah melewati serangkaian tahapan intensif, mulai dari wawancara, talent show, tes tertulis, hingga pembekalan dan field trip selama masa karantina,” ujarnya saat memberikan keterangan, Kamis (23/4/2026).
Pada malam puncak nanti, ke-15 pasangan finalis akan dinilai oleh dewan juri untuk memperebutkan posisi enam besar, tiga besar, hingga terpilih pemenang utama (winner). Penilaian tidak hanya bertumpu pada penampilan fisik, tetapi juga kecerdasan dan kemampuan komunikasi melalui sesi tanya jawab di panggung.
Mitra Promosi Daerah
Ajang tahunan ini bukan sekadar seremoni kecantikan, melainkan upaya Pemkot Bandar Lampung untuk menjaring generasi muda milenial yang bertalenta dan cerdas sebagai mitra strategis pemerintah.
“Tujuan kita adalah mencari duta yang mampu mempromosikan potensi Bandar Lampung secara luas, terutama melalui kreativitas di media sosial. Mereka diharapkan menjadi wajah kota yang mampu membawa ide-ide segar demi kemajuan daerah,” tambahnya.
Peluang Karir dan Kontribusi Nyata
Mengenai keberlanjutan para alumni Muli Mekhanai, Dinas Pariwisata memastikan bahwa para finalis akan difasilitasi untuk terlibat dalam berbagai agenda resmi pemerintah kota.
Selain itu, peluang karir profesional juga terbuka lebar melalui kerja sama dengan pihak mitra, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Dalam rangkaian field trip, kami juga mengajak mereka ke perbankan milik daerah. Di sana kita melihat potensi kecocokan bakat mereka dengan kebutuhan industri. Jadi, selain berkontribusi aktif dalam pembangunan kota, ada peluang nyata bagi mereka untuk mengembangkan karir ke depan,” pungkasnya.






