Bandar LampungLampungPemerintahanReligi

Gubernur dan Wagub Lampung Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 7 Asal Bandar Lampung

28
×

Gubernur dan Wagub Lampung Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 7 Asal Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wagub Lampung Jihan Nurlela melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 7 asal Bandar Lampung di Gedung Madinatul Hujjaz Asrama Haji Indonesia Rajabasa, Bandar Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wagub Lampung Jihan Nurlela melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 7 asal Bandar Lampung di Gedung Madinatul Hujjaz Asrama Haji Indonesia Rajabasa, Bandar Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 7 asal Bandar Lampung di Gedung Madinatul Hujjaz Asrama Haji Indonesia Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu (26/4/2026).

Pelepasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi jemaah asal Provinsi Lampung, sekaligus wujud perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kepada para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Baca Juga  Wujudkan Metropolitan Lampung Raya, Pemprov Lampung Gelar Seminar Nasional

Secara keseluruhan, Provinsi Lampung tahun ini memberangkatkan 5.869 jemaah yang terbagi dalam 14 kloter, masing-masing berjumlah 445 orang. Pada Kloter 7, diberangkatkan sebanyak 445 orang yang terdiri dari 441 jemaah dan 4 petugas pendamping.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat sekaligus panggilan istimewa dari Allah SWT yang patut disyukuri, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dan panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia.

Baca Juga  Walikota Eva Dwiana Beli Rumah Warga Untuk Dijadikan Ruang Terbuka Hijau

Menurut Gubernur Mirza, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut kesabaran, keikhlasan, ketundukan, dan kekhusyukan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

“Ibadah haji adalah panggilan Allah. Banyak yang mendaftar, banyak yang menunggu bertahun-tahun, tetapi tidak semua diberi kesempatan. Bapak Ibu yang hari ini berangkat adalah orang-orang pilihan yang dipanggil Allah menjadi tamu-Nya,” ucap Gubernur.

Baca Juga  Dampingi Wamen BUMN Kunjungi Bakauheni, Gubernur Arinal Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Percepatan Pembangunan Bakauheni Harbour City

Gubernur juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga niat dan memaknai ibadah haji sebagai momentum penyucian diri.

“Haji bukan sekadar melihat Makkah, melihat Ka’bah, atau berziarah ke makam Nabi. Ini adalah perjalanan jiwa. Perjalanan untuk menundukkan ego, membersihkan diri, dan mendekatkan diri sepenuhnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pesannya.