Gubernur mengajak seluruh jemaah menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, mematuhi arahan petugas haji, serta mengutamakan pelaksanaan ibadah wajib selama di Tanah Suci.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antarsesama jemaah, saling membantu, dan saling mengingatkan, mengingat seluruh rangkaian ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan dana tali asih sebesar Rp 1 juta kepada setiap jemaah asal Lampung sebagai bentuk perhatian, dukungan, dan kepedulian pemerintah daerah.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kenyamanan jemaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sebagai penutup, Gubernur menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar mendoakan Provinsi Lampung di Tanah Suci.
Ia berharap doa para jemaah membawa keberkahan bagi daerah, kemajuan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta masa depan generasi muda Lampung.
“Saya titip doa untuk Lampung. Doakan daerah kita diberi keberkahan, masyarakatnya sejahtera, anak-anak muda Lampung menjadi generasi yang membanggakan, dan daerah ini terus maju menuju Indonesia Emas,” ucapnya.
Melalui pelepasan Kloter 7 ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, diberikan kesehatan dan keselamatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. (Rls/SA)











