3. Kebocoran Urine dan Feses
Hal yang paling fatal ketika sering mengejan terlalu keras saat BAB adalah kebocoran urine dan feses. Sebab, kebiasaan itu akan mengakibatkan otot-otot yang mengatur mengeluarkan urine dan feses menjadi terganggu atau lemah.
Bahkan, lebih parahnya, jika feses dengan tekstur keras akan menumpuk di rektum hingga mempengaruhi fungsi dan menekan kandung kemih. Dengan begitu, kamu bakal terus-menerus ke kamar mandi untuk buang air kecil.
4. Prolaps Rektum
Mengejan terlalu kerasa saat BAB ternyata juga berdampak buruk terhadap rektum. Pasalnya, bagian yang ada di usus besar ini bakal berpindah hingga keluar dari jaringan penyangga. Seperti diketahui, rektum yang berada di bagian akhir usus besar akan terdorong keluar jika seseorang mengejan terlalu keras.
Hal inilah yang menyebabkan seseorang dapat berlanjut ke meja operasi. Menurut para pakar, prolaps rektum tidak bisa disembuhkan melalui obat atau herbal. Orang yang mengalaminya harus dioperasi untuk memindahkan rektum ke posisi semula.
Untuk menghindari hal tersebut, Kamu dapat mengkonsumsi makanan atau buah-buahan yang kaya akan serat sepeti pisang, pepaya, dan sebagainya. Minum air putih yang cukup juga salah satu cara untuk mempermudah mengeluarkan feses daru tubuhmu. (FO)





