Ini adalah buah sinergitas antara PT. PLN UID Lampung dan PT. PLN UIP Sumbagsel.
“Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Dipasena berhasil dilakukan selama 10 bulan saja, dan hari ini sudah beroperasi,” ujar Badruz Zaman selaku Manager PT. PLN UPPK Provinsi Lampung
Dengan luas wilayah 17.665 Ha dan luas tambak udang 3.761 Ha, Dipasena memiliki potensi kuat sebagai pusat pembudidaya udang terbesar di Asia Tenggara.
Tercatat bahwa Pada Tahun 1995/1996 Bumi Dipasena pernah berhasil memproduksi udang sebanyak 68,5 ton per hari. Namun, dengan keterbatasan kondisi kelistrikan di wilayah tersebut, sehingga terjadi penurunan produksi menjadi 30-40 ton per hari.
“Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Indonesia, Kami harap ini bisa menjadi kado untuk Dipasena dan dapat membantu peningkatan produktivitas serta perekonomian masyarakat disana,” ujar Pandapotan Manurung Selaku General Manager PT. PLN Distribusi Lampung.
Semoga percepatan pembangunan ini dapat mendukung Bumi Dipasena untuk menjadi Lumbung Udang terbesar di Asia Tenggara dan memberikan dampak positif yang signifikan untuk masyarakat Provinsi Lampung khususnya. (Rls/SA)











