5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Sebanyak 1.479 titik pemeliharaan jaringan listrik di Lampung dapat dikerjakan tanpa pemadaman sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Melalui Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mencatat saving energi mencapai 4.252 MWh dan saving jam nyala 1.289 jam, sehingga pasokan listrik pelanggan tetap terjaga selama pekerjaan berlangsung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menjaga keandalan sistem distribusi di tengah kebutuhan listrik masyarakat yang terus berkembang. Dengan metode PDKB, pemeliharaan dilakukan ketika jaringan tetap bertegangan sehingga pelanggan tidak perlu mengalami pemadaman akibat pekerjaan terencana.
Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, menuturkan pekerjaan tanpa padam tidak terlepas dari kolaborasi personel PDKB di berbagai unit.
Semangat tersebut diperkuat melalui ONE PDKB — Organized Network Excellence, yang mendorong sinergi lintas unit dalam menyelesaikan pekerjaan jaringan.
“Melalui semangat ONE PDKB, setiap titik pekerjaan bukan hanya tentang pemeliharaan jaringan, tetapi tentang kebersamaan menuntaskan tantangan, menjaga listrik tetap menyala, serta memastikan pelayanan kepada pelanggan terus berjalan,” ucap Sadli.
Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Sadli menuturkan semangat persatuan dan gotong royong juga tercermin dalam pola kerja PDKB. Personel dengan kompetensi khusus dapat diterjunkan secara kolaboratif lintas unit untuk mempercepat pekerjaan sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Salah satu kolaborasi tersebut terlihat dalam Bakti PDKB Tahap III Tahun 2026 di Kabupaten Lampung Timur pada 14 – 18 September 2026. Sebanyak 70 titik pekerjaan menjadi sasaran dalam kegiatan yang melibatkan personel PLN UP3 Metro, UP3 Kotabumi, dan UP3 Tanjung Karang.
Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, mengatakan pemeliharaan tanpa padam menjadi penting karena keandalan listrik berkaitan langsung dengan aktivitas pelanggan, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik hingga kegiatan ekonomi.











