“Keandalan listrik merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan PLN kepada pelanggan dan kebutuhan energi listrik terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah. Melalui Bakti PDKB, pekerjaan pemeliharaan dapat tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan dalam menggunakan listrik,” ucap Anas.
Manfaat pemeliharaan tanpa padam tersebut turut mendapat apresiasi dari Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah. Menurutnya, keandalan kelistrikan menjadi salah satu faktor pendukung produktivitas masyarakat di daerah.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas kolaborasi dan sinergi bersama Kabupaten Lampung Timur. Bakti PDKB menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal untuk mendukung produktivitas masyarakat Lampung Timur,” tutur Ela.
Di balik manfaat tersebut, pekerjaan PDKB memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda karena dilakukan saat jaringan tetap dalam kondisi bertegangan.
Karena itu, PLN menerapkan standar keselamatan secara ketat, mulai dari kesiapan personel berkompetensi khusus, penggunaan alat pelindung diri dan peralatan sesuai standar, hingga kepatuhan terhadap prosedur kerja.
Ela juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Ia berharap kompetensi dan kolaborasi personel PDKB tetap diiringi dengan kedisiplinan dalam menjalankan standar keselamatan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman.
PLN UID Lampung akan terus mengoptimalkan kolaborasi ONE PDKB; Organized Network Excellence dengan semangat “Bersama Menuntaskan Tantangan, Menguatkan Keandalan”.
Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat keandalan jaringan sekaligus mengurangi dampak pekerjaan pemeliharaan terhadap aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dunia usaha dan industri di Provinsi Lampung. (Rls/SA)











