Bandar LampungLampung

Upaya Memperkuat Ketahanan Keluarga Melalui Pembinaan Ideologi Pancasila di Bandar Lampung

22
×

Upaya Memperkuat Ketahanan Keluarga Melalui Pembinaan Ideologi Pancasila di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

5W1HINDONESIA.ID, Bandarlampung, – Anggota DPRD Bandar Lampung, Sulistiani, A.md, menegaskan pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, Selasa (29/7/2025).

Menurut Sulistiani, ketahanan keluarga merupakan kemampuan keluarga dalam menghadapi, mencegah, dan mengatasi tantangan yang meliputi aspek ekonomi, sosial, budaya, hingga moral. Hal ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus yang kuat dan berjiwa kebangsaan.

Baca Juga  Sambut Mahasiswa KKN Internasional, Gubernur Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Transformasi

“Salah satu proses penting adalah menanamkan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila serta semangat cinta tanah air, persatuan, dan kesadaran berbangsa kepada seluruh warga negara,” ujar Sulistiani.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Gelar Bazar Takjil Selama Ramadhan

Ia menjelaskan lebih jauh bahwa hubungan antara pembinaan ideologi Pancasila dan ketahanan keluarga sangat erat. Keluarga yang kokoh dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila akan melahirkan individu yang tangguh, berkarakter, serta memiliki cinta yang mendalam terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Keluarga yang kokoh akan melahirkan generasi dengan karakter kebangsaan yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh ideologi negatif,” tegas anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung tersebut.

Baca Juga  Puluhan PKL Jalan Bukit Tinggi Gelar Aksi Penolakan Relokasi, Wali Kota Eva: Tujuannya untuk Berikan Rasa Nyaman

Kegiatan PIP-WK ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan DPRD untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun ketahanan keluarga sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas sosial dan nasional. (*)