5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Adab bersin dalam Islam memang belum banyak diketahui umat muslim. Perlu diketahui, bersin merupakan salah satu perkara yang memiliki aturan tersendiri dan telah dijelaskan oleh hadis Rasulullah SAW.
Tak hanya itu, bersin juga termasuk sebagian nikmat dari Allah SWT agar tubuh terhindar dari penyakit. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait adab saat bersin, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.
Adab Bersin dalam Islam yang Perlu Diketahui
Bersin adalah bentuk fenomena biologis yang terjadi pada manusia untuk mengeluarkan virus dan bakteri dari dalam tubuh. Sebagai agama penyempurna, Islam mengatur kehidupan manusia bahkan hingga hal-hal kecil, seperti bersin.
Rasulullah SAW pun memberikan tuntunan dan adab yang tepat saat bersin. Adapun beberapa adab bersin yang perlu diterapkan umat muslim agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, di antaranya:
1. Menutup Mulut dan Mengecilkan Suara
Ketika bersin, umat muslim dianjurkan untuk menundukkan kepala, menutupi wajah, dan coba lakukan setenang mungkin. Sebab, bersin dengan suara keras merupakan tindakan yang tidak dianjurkan dalam Islam. Beberapa adab bersin yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu:
- Tutupi wajah dengan tangan kiri atau menggunakan sapu tangan, sorban, tisu, dan sebagainya. Tujuannya adalah agar tidak menyebarkan virus bakteri yang dikeluarkan.
- Merendahkan atau menyembunyikan suara bersin. Tujuannya, yakni agar tidak mengganggu dan menyakiti orang lain melalui suara keras atau bising.
- Membaca hamdalah dan berdoa. Tujuannya adalah agar bersin yang dikeluarkan tidak mengakibatkan penyakit lain.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian bersendawa atau bersin, maka jangan mengeraskan suara dengan keduanya. Karena setan senang terhadap salah seorang dari kalian yang mengeraskan suara saat bersin dan bersendawa”. (HR. Al-Dailami)
2. Membaca Doa Saat Bersin
Islam mengajarkan umat muslim untuk membaca doa setelah melakukan berbagai hal, termasuk saat bersin. Bacaan doa yang bisa diucapkan adalah “Alhamdulillah” di mana memiliki arti “Segala puji bagi Allah”.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas diberikannya nikmat untuk bisa bersin. Sebab, bersin merupakan respon dan upaya tubuh terhadap benda asing penyebab penyakit.





