5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Walikota Eva Dwiana meninjau banjir yang yang dikeluhkan oleh warga di jalan Yos Soedarsoe, kelurahan pidada kecamatan Panjang di depan kantor PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Menurut informasi warga menduga, luapan air terjadi karena adanya saluran yang ditutup oleh pihak pelindo.
Warga yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, ada 3 jalur pembuangan air di daerah tersebut. Namun ia menduga dua dari tiga saluran air sengaja ditutup agar air tidak mengalrr ke pelabuhan.
Mendengar hal itu, Walikota Eva Dwiana segera berkoordinasi dengan pihak pelindo terkait dengan dugaan penutupan saluran pembuangan air tersebut.
Untuk menangani genangan air, Walikota Eva Dwiana menerjunkan personil gabungan yang terdiri dari Satpol pp, Damkar, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membersihkan gorong-gorong dan membuang genangan air. Sedikitnya ada 2 truk sampah dan 1 mobil pemadam dikerahkan untuk melancarkan aliran air.
Kepala BPBD Bandar Lampung, Wakidi mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan dengan menguras saluran pembuangan air setinggi 30 cm agar air kembali mengalir.
“Alhamdulillah setelah kita lakukan pengurasan air di depan kantor Pelindo yang setinggi 30 sentimeter, akhirnya dapat di tangani dengan cepat, kita tidak menunggu lama dengan puluhan personel gabungan dari Damkarnat, BPPD, Pol PP,Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan kota Bandar Lampung,” ujar dia pada, Sabtu (2/2).











