Tak hanya itu, Allah SWT juga berfirman, “Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan, maka Allah SWT membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya… Maka perhatikanlah berkas-berkas rahmat Allah, bagaimana Dia menghidupkan bumi yang sudah mati”. (QS. Ar Rum:48-50)
Setelah bangkit dari alam kubur, umat manusia akan digiring dan dikumpulkan ke Padang Mahsyar. Dikatakan bahwa, api menggiring manusia ke Padang Mahsyar dan di tempat itu pula dilakukan perhitungan amal atau hisab atau apa yang telah dilakukan semasa hidup.
Setelah memahami arti tiupan sangkakala, umat manusia dianjurkan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan begitu, Allah SWT akan memberikan kemudahan serta rahmat-Nya.








