Sementara, Kadis PU Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan menuturkan bahwa pihaknya merencanakan pembangunan saluran drainase sepanjang dari sini sampai sungai diperkirakan 400 meter akan dipasang box culvert.
Menurutnya, box culvert tersebut merupakan beton ukuran 1 meter x 1 meter sehingga drainasenya lancar sampai ke sungai. “Itu nanti dananya bersumber dari APBD Perubahan,” terangnya.
Kelebihan box culvert, sambung Iwan, yaitu kuat, tahan lama, lebih rapi serta aliran air lebih lancar karena orang tidak bisa buang-buang lagi.
“Kalau drainase terbuka orang akan buang sampah, buang ban bekas dan buang kasur sehingga mampet. Ini kan mampet, kalau box culvert kan tertutup,” paparnya.
Ia menambahkan persoalan banjir di Bandarlampung ini banyak penyebabnya bisa disebabkan saluran drainase tidak bisa menampung debit air.
“Mungkin drainase terlalu kecil atau bisa juga karena penuh dengan sampah atau sedimentasi. Oleh karena itu akan kita cek ke lapangan untuk cari solusinya,” tandasnya. (SA)











