5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Bagi umat muslim, terdapat beberapa azab untuk orang zalim semasa hidupnya. Ya, perbuatan zalim sendiri termasuk sifat tercela yang dibenci Allah SWT dan bahkan berdampak pada rusaknya keimanan seseorang.
Tidak hanya itu, zalim juga bisa mendatangkan keburukan dan memutus tali silaturahmi antar sesama manusia. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait azab yang mungkin diterima oleh orang-orang zalim, antara lain:
Apa Saja Azab untuk Orang Zalim?
Dalam Al-Qur’an surat Hud ayat 102, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT terus menunda azab bagi orang zalim dan jika Dia mengazabnya, maka si zalim itu tidak akan mampu lolos darinya”, lalu Rasulullah SAW membacakan ayat yang berbunyi,
‘Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras’”. Adapun beberapa azab yang akan diterima oleh orang zalim, antara lain:
1. Tidak Diberi Pertolongan di Dunia dan Akhirat
Salah satu azab yang diterima oleh orang zalim, yakni tidak memperoleh bantuan dari Allah SWT, baik di dunia maupun akhirat. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Hud ayat 113 yang berbunyi, “Wa la tarkanuu ilallazina zalamu tamassakumun-naaru wa ma lakum min dunillaahi min auliyaa ‘a summa laa tunsarun”.
Arti dari ayat ini adalah “Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah SWT, kemudian kamu tidak akan diberikan pertolongan”.
2. Terancam oleh Doa Orang yang Terzalimi
Seperti yang diketahui bersama, orang-orang yang dizalimi akan diijabah doanya, terutama saat mendoakan keburukan bagi pelaku kezaliman. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Dan berhati-hatilah terhadap dua orang yang terzalimiu, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah SWT”. (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Jauh dari Hidayah Allah SWT
Seseorang dengan perilaku zalim akan mendapatkan azab yang begitu merugikan, yaitu jauh dari hidayah Allah SWT. Hidayah sendiri merupakan petunjuk Allah SWT yang diberikan kepada umat manusia.
Azab mengenai sikap zalim ini pun sudah tercantum dalam Al-Qur’an surat Al Maidah ayat 51. Ayat tersebut berbunyi “Ya ayyuhallaziina amanu la tattakhizul-yahuda wan-nasaraa auliya’, ba’duhum auliyaa’u ba’d, wa may yatawallahum mingkum fa innahu min-hum, innallaha la yahdil-qaumaz-zalimin”.
Artinya, yaitu “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpinmu; sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain.
Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah SWT tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.






