5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung meneruskan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) tahun 2021 dan sudah menandatangani kerjasama dengan 14 rumah sakit (RS) negeri dan swasta.
Pelaksanaan penandatanganan kerjasama tersebut digelar di Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (23/12/2020).
Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bandar Lampung, Badri Tamam yang mewakili walikota meminta agar pihak rumah sakit yang bekerja sama dengan pemkot memberikan pelayanan yang baik dan mudah tanpa menimbulkan keluhan dari pasien.
“Karena keluhan tersebut bisa menurunkan kepercayaan masyarakat,” ucap Badri Tamam.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli menerangkan bahwa Pemkot Bandar Lampung tahun 2021 melakukan kerjasama dengan 14 rumah sakit atau menambah satu rumah sakit.
“Tahun lalu kita kerjasama dengan 13 rumah sakit, untuk tahun ini nambah satu yaitu Rumah Sakit Hermina jadi sekarang ada 14 rumah sakit yang bekerjasama dengan kita (pemkot),” paparnya.
Dia juga mengungkapkan P2KM ini sangat membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan secara cuma-cuma/gratis terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan.
“Syaratnya cukup dengan fotokopi KTP dan KK dan masyarakat akan dirawat selama lima hari di kelas tiga tanpa dikenakan biaya,” terangnya.
Diketahui rumah sakit yang bekerjasama seperti RSUD Dadi Tjokrodipo, RSUD Abdul Moeloek, RS Urip Sumoharjo, RS Graha Husada, RS Advent, RS Pertamina Bintang Amin, RS Imanuel, RS DKT, RS Jiwa, RS Bhayangkara, RS Bumi Waras, RS Ibu Anak Santa Anna, RS Ibu Anak Mutiara Putih, dan RS Hermina. (SA)











