Jihan mengajak ITB membangun kerja sama konkret dalam pengembangan model hilirisasi riset yang aplikatif, khususnya di sektor perencanaan wilayah dan kota, serta sektor unggulan Lampung seperti pertanian.
Ia juga menyampaikan bahwa keterbatasan teknologi dan sumber daya saat ini menjadi tantangan, dan karena itu Lampung sangat membutuhkan dukungan dan gagasan dari para akademisi nasional.
“Kami ingin Lampung menjadi rumah pendidikan yang inklusif, dari PAUD hingga perguruan tinggi. Dengan pengalaman Bapak-Ibu sekalian, kami yakin pembangunan pendidikan dan ekonomi bisa berjalan lebih cepat dan berdampak luas,” imbuhnya.
Wagub Jihan juga menyinggung bahwa dirinya bersama Gubernur Rahmat Mirzani Djausal siap mewakafkan diri untuk memajukan daerah. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi membangun Lampung yang tangguh, hijau, dan inklusif.
“Kami tidak ingin hanya berjalan dalam rutinitas. Kami ingin berlari cepat. Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi sangat kami harapkan,” ujarnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, diwarnai diskusi ringan seputar potensi sinergi antar lembaga, pengembangan serta peluang riset bersama di masa mendatang. (Rls/SA)











