5W1HINDONESIA, Teknologi – Biznet, penyedia layanan internet kabel ternama, baru saja mengumumkan kebijakan baru yang akan diterapkan pada pelanggannya. Kebijakan ini menyangkut penggunaan Fair Usage Policy (FUP) dan batas kuota, dan telah disampaikan melalui bulletin resmi di situs web Biznet serta melalui email kepada para pelanggan.
Dalam email yang dikirim, Biznet menjelaskan bahwa topik utama dalam edisi bulan Februari dari Biznet Inspire adalah FUP. Mereka juga mengumumkan peningkatan pada layanan Biznet Home dan Biznet Metronet.
“Dalam perkembangan teknologi internet, akses informasi global menjadi lebih mudah. Namun, penting bagi masyarakat untuk memahami konsep seperti Fair Usage Policy (FUP) dan Batas Kuota. Kami akan membahas kedua hal ini dalam edisi bulan Februari 2024 dari Biznet Inspire, sambil memberikan informasi mengenai peningkatan paket layanan Biznet Metronet dan Biznet Home dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar dan harga tetap sama untuk pelanggan setia Biznet,” tulis pernyataan resmi dari Biznet.
Sementara itu, Bulletin Biznet menjelaskan alasan di balik kebijakan baru ini, yang disebabkan oleh penyalahgunaan layanan internet Biznet yang dijual secara ilegal. Penyalahgunaan ini melanggar peraturan yang berlaku di Indonesia, oleh karena itu, penerapan FUP dianggap penting untuk mencegah praktik semacam ini.
“Dalam penelusuran kami, kami menemukan adanya penyalahgunaan layanan Internet kami yang dijual kembali secara ilegal, yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia atau yang dikenal sebagai RT/RW Net. Untuk mengatasi hal ini, pemberlakuan FUP (Fair Usage Policy) Kuota Internet menjadi sangat diperlukan,” kata Adi Kusma, Presiden Direktur Biznet.





