Nasional

BSN Perkuat UMKM Lewat Standardisasi: Kunci Naik Kelas dan Menembus Pasar Global

×

BSN Perkuat UMKM Lewat Standardisasi: Kunci Naik Kelas dan Menembus Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono, di Jakarta || Foto: BSN
Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono, di Jakarta || Foto: BSN

“Standar tidak datang membawa beban, tapi solusi. Pendampingan penerapan standar harus bersifat mendorong, bukan menghambat. Itulah mengapa kami melibatkan lintas kementerian dan mitra industri agar prosesnya sinergis dan konkret,” sambungnya.

Program Bootcamp SNI bina-UMK 2025 semula ditargetkan akan diikuti 1.000 peserta. Namun, adanya respon positif dari UMK menjadikan jumlah peserta yang mendaftar tercatat sudah 1984 UMK. UMK ini berasal dari binaan kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, dan mitra lainnya.

Peserta Bootcamp SNI bina-UMK 2025 akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain pendampingan penerapan SNI, fasilitasi sertifikasi SNI, serta fasilitasi pengurusan izin edar dan pendaftaran merek.

Program ini juga memberikan pendampingan dalam sertifikasi halal dan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Selain itu, peserta berkesempatan dilibatkan dalam business matching yang dapat memperluas jaringan pemasaran produknya.

Bootcamp juga menampilkan sesi sharing kisah sukses dari role model yang telah berhasil menerapkan SNI untuk memberikan inspirasi nyata bagi para peserta.

Selain itu, juga sesi pembekalan mengenai pemenuhan TKDN bagi pelaku industri kecil dan tahapan serta persyaratan UMK untuk masuk ke dalam e-Katalog LKPP turut menjadi fokus pembelajaran.

Untuk mendukung pengembangan bisnis, peserta juga akan mendapatkan strategi dan pelatihan digitalisasi pemasaran produk UMK, termasuk tips dan trik agar UMK dapat masuk ke marketplace, pasar ritel, serta menembus pasar ekspor. Tidak ketinggalan, informasi mengenai program fasilitasi tambahan bagi UMKM juga akan disampaikan secara menyeluruh.

“BSN meyakini, langkah transformasi UMKM tidak bisa ditunda. Produk lokal memiliki potensi besar untuk tumbuh, bukan sekadar bertahan. Namun hal itu hanya akan terjadi jika pelaku UMK dibekali dengan kepercayaan diri dan pemahaman standar yang memadai,” tandas Kristianto.

Dengan dukungan lintas sektor dan semangat gotong royong, BSN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan UMKM sebagai kekuatan ekonomi nasional yang berstandar, legal, dan siap mendunia. (Rls/SA)