EKBISLampung

Gelar Pendampingan Bisnis, PLN Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Rumah BUMN

×

Gelar Pendampingan Bisnis, PLN Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Rumah BUMN

Sebarkan artikel ini
PLN melalui Rumah BUMN Bandar Lampung menggelar Sharing Session bertajuk "Transformasi UMKM Melalui Peran Konsultan Bisnis untuk Kesejahteraan Sosial" sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM || Foto: PLN UID Lampung
PLN melalui Rumah BUMN Bandar Lampung menggelar Sharing Session bertajuk "Transformasi UMKM Melalui Peran Konsultan Bisnis untuk Kesejahteraan Sosial" sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM || Foto: PLN UID Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — PLN melalui Rumah BUMN Bandar Lampung terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sharing Session bertajuk Transformasi UMKM Melalui Peran Konsultan Bisnis untuk Kesejahteraan Sosial yang digelar di Aula F Universitas Bandar Lampung.

Kegiatan yang diikuti pelaku UMKM, mahasiswa, dan masyarakat umum ini menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus memperluas wawasan peserta mengenai pentingnya pendampingan dan konsultasi bisnis dalam mengembangkan usaha yang lebih adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui pendampingan yang tepat, UMKM diharapkan mampu menyusun strategi bisnis yang lebih terarah serta memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Lampung, Badai Marindro, menuturkan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas.

Menurutnya, keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh akses permodalan, tetapi juga kemampuan dalam mengelola usaha, memahami pasar, dan beradaptasi terhadap perubahan.

“PLN tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program TJSL. Rumah BUMN menjadi salah satu sarana bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pendampingan, meningkatkan kompetensi, dan memperluas peluang pengembangan usaha,” ujar Badai.