5W1HIndonesia.id, Lampung Tengah — PT PLN (Persero) memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penyediaan listrik andal pada kegiatan tanam perdana program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.
Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi nasional berbasis sektor produktif.
Kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Melalui dukungan kelistrikan, berbagai proses produksi mulai dari irigasi, pompanisasi, hingga operasional alat pertanian modern dapat berjalan optimal.
Program PM-AAS yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
Mengadopsi praktik pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat, program ini menerapkan metode tanam benih langsung (Tabela), pola tanam rapat, peningkatan populasi tanaman, serta pemanfaatan mekanisasi pertanian.
Pada tahap awal, program ditargetkan mampu menghasilkan hingga 10 ton per hektare pada lahan seluas 100 hektare.
Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung, Endro Gunawan, S.P., M.E., Ph.D., menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Kali Tanam (IKT) dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun.











