Bandar LampungLampungPemerintahan

Buka Tanjungkarang Youth Day 2026, Ketua TP PKK Lampung Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan

×

Buka Tanjungkarang Youth Day 2026, Ketua TP PKK Lampung Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza saat membuka secara resmi malam puncak Tanjungkarang Youth Day 2026 di Lapangan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza saat membuka secara resmi malam puncak Tanjungkarang Youth Day 2026 di Lapangan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza mengajak generasi muda untuk berani mengambil peran dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui karya, inovasi, serta kepedulian sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Provinsi Lampung sangat membutuhkan anak-anak muda yang berani tampil, berani mengambil posisi, dan berani mengambil bagian yang penting. Kami membutuhkan generasi yang ikut bergerak membawa perubahan, bukan hanya menjadi penonton,” tutur Purnama Wulan Sari saat membuka secara resmi malam puncak Tanjungkarang Youth Day 2026 di Lapangan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan Tanjungkarang Youth Day 2026 diikuti sekitar 1.332 orang muda Katolik dari 20 paroki dan enam unit pastoral di wilayah Keuskupan Tanjungkarang. Acara yang mengusung tema “Bersaksi dan Berbagi” tersebut menjadi ajang penguatan iman, persaudaraan, serta pengembangan peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang akrab dengan sapaan Batin Wulan menuturkan Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki karakter kuat, kemampuan yang kompetitif, dan kepedulian sosial yang tinggi. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ia menjelaskan perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai moral dan keimanan. Dengan demikian, generasi muda mampu memanfaatkan kemajuan digital secara positif serta terhindar dari berbagai dampak negatif yang dapat menghambat pengembangan diri.

Dalam kesempatan tersebut, Batin Wulan juga menekankan pentingnya membangun karakter sebagai fondasi utama bagi generasi muda. Karakter yang baik, katanya, akan menjadi pengendali dalam mengambil keputusan sekaligus menjaga integritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain karakter, generasi muda juga didorong untuk terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi agar siap bersaing di dunia pendidikan maupun dunia kerja. Pemerintah Provinsi Lampung menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan kemajuan daerah.

Menurut Batin Wulan, kepedulian sosial juga harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Melalui rasa empati dan semangat berbagi, anak-anak muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pemprov Lampung, menurutnya, membuka ruang kolaborasi yang luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan daerah. Keterlibatan tersebut dapat diwujudkan melalui aktivitas sosial, pendidikan, kewirausahaan, hingga inovasi berbasis teknologi.