Ia mencontohkan semakin banyak anak muda yang mulai mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak usia sekolah melalui berbagai kegiatan kreatif, termasuk program market day yang memberi pengalaman langsung dalam mengelola usaha sederhana. Menurutnya, aktivitas tersebut menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan kemandirian dan kreativitas.
“Pemerintah Provinsi Lampung membuka pintu selebar-lebarnya untuk berkolaborasi dengan anak-anak muda. Kami ingin mereka memiliki kemampuan mengambil bagian dan berkontribusi untuk memajukan Provinsi Lampung,” ujarnya.
Sementara itu, Uskup Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo mengatakan tema “Bersaksi dan Berbagi” merupakan bentuk ajakan kepada generasi muda Katolik untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas melalui pengabdian yang nyata.
Ia menyebut orang muda memiliki energi, kreativitas, dan potensi besar yang dapat menjadi kekuatan pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan berbagai elemen masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung pengembangan generasi muda.
Ketua Pelaksana Tanjungkarang Youth Day 2026 Romo Lukas Radhitya Christianto menambahkan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarorang muda Katolik sekaligus mendorong lahirnya karya-karya yang berdampak bagi gereja dan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hanita Farial, Uskup Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, unsur TNI-Polri, tokoh agama, serta para peserta Tanjungkarang Youth Day 2026.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir semakin banyak generasi muda yang memiliki karakter kuat, kompetensi unggul, serta semangat toleransi dan kepedulian sosial.
Kehadiran generasi muda yang aktif dan produktif diyakini akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan serta memperkuat kerukunan di Provinsi Lampung. (Rls/SA)











