Ia mencontohkan bahwa keberhasilan siswa masuk perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh bimbingan belajar, melainkan juga oleh kualitas pembelajaran yang diberikan guru di sekolah.
“Guru yang baik harus mampu menjadi pembimbing sekaligus motivator bagi siswanya. Tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga arah dan inspirasi agar anak memiliki cita-cita dan mampu mencapainya,” ucap Thomas.
Ia menambahkan, pengembangan kurikulum berbasis proyek serta pendekatan pembelajaran menyenangkan perlu terus diperkuat agar anak-anak tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan motorik, serta etos kerja yang baik.
Kegiatan yang diikuti guru PAUD se-Provinsi Lampung ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik.
Dengan demikian, kualitas pendidikan anak usia dini di Lampung dapat semakin maju dan siap menghadapi tantangan zaman. (Rls/SA)











