5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus melakukan langkah proaktif dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Melalui Satgas Penanggulangan Bencana, Pemkot melakukan aksi nyata berupa normalisasi drainase di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Senin (2/2/2026) pagi.
Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Walikota Bandar Lampung guna memastikan aliran air tetap lancar dan meminimalisir risiko genangan di titik-titik rawan.
Kerahkan Personel Gabungan Angkut Sedimen
Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Kota Bandarlampung, Anthoni Irawan, menjelaskan bahwa kondisi sedimentasi di wilayah Panjang Utara sudah cukup memprihatinkan.
Penumpukan material tanah dan sampah menjadi penyebab utama terhambatnya fungsi saluran air.
“Setelah kami melakukan pemantauan, sedimentasi di wilayah Panjang Utara cukup tinggi. Maka dari itu, kami kerahkan puluhan personel gabungan untuk mengangkat material yang sudah menumpuk,” ujar Anthoni.
Petugas yang diterjunkan terdiri dari lintas instansi, antara lain:
- BPBD Kota Bandarlampung
- Damkar (Pemadam Kebakaran)
- Satpol PP
- Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Normalisasi Bergilir di Berbagai Wilayah
Anthoni menambahkan bahwa aksi bersih-bersih drainase ini tidak hanya fokus di satu titik. Sebelumnya, tim telah menyelesaikan normalisasi di wilayah Sukarame dan direncanakan akan berlanjut ke wilayah Tanjung Senang.
“Secara bergantian satgas melakukan normalisasi di sejumlah wilayah. Ini dilakukan untuk mencegah munculnya genangan air yang berdampak pada terjadinya banjir,” tambahnya.
Saluran Alternatif Jadi Solusi Efektif
Sementara itu, Camat Panjang, Hendri Satria Jaya, memberikan apresiasi atas gerak cepat satgas. Menurutnya, pembersihan di Jalan Yos Sudarso sangat krusial karena merupakan jalur utama aliran air.
“Drainase alternatif ini adalah solusi dari Walikota untuk mengalirkan debit air yang tinggi. Terbukti, sejak saluran ini dibentuk, wilayah ini belum pernah mengalami genangan lagi. Normalisasi hari ini dilakukan karena sedimentasinya mulai menebal,” ungkap Hendri.
Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
Pemerintah Kota Bandarlampung mengimbau agar upaya pemerintah ini didukung oleh kesadaran masyarakat.
Warga diharapkan tidak membuang sampah ke saluran air agar fungsi drainase yang telah dinormalisasi tetap terjaga optimal dalam menghadapi musim hujan.











