5. Hindari penggunaan kabel usang, terkelupas, atau sambungan sembarangan.
6. Jangan menumpuk colokan atau stop kontak melebihi kapasitas.
7. Gunakan MCB dan ELCB sesuai daya untuk mencegah arus berlebih dan kebocoran listrik.
8. Matikan peralatan listrik dan cabut steker bila tidak digunakan.
9. Sediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) berbasis serbuk di rumah.
10. Berikan edukasi kepada anak-anak agar memahami bahaya bermain kabel dan stop kontak.
11. Rutin periksa kondisi MCB/ELCB dan hubungi PLN jika ada kerusakan.
12. Simpan nomor darurat (pemadam kebakaran, PLN, rumah sakit) di tempat yang mudah dijangkau.
Dengan langkah-langkah tersebut, PLN berharap masyarakat Lampung dapat lebih aman dan terlindungi dari risiko kebakaran. (Rls/SA)











