Kulit Terlihat Lebih Tua
Berkebalikan dengan hormon pertumbuhan yang dilepas dalam jumlah lebih sedikit ketika begadang, kurang tidur membuat hormon kortisol (hormon stres) dilepaskan dalam jumlah yang lebih banyak. Hormon ini bersifat memecah kolagen pada kulit, padahal kolagen adalah protein yang membuat kulit lebih kencang dan elastis.
Selain itu, kurang tidur akibat begadang juga bisa menyebabkan mata bengkak dan kulit menjadi pucat dan kusam. Jika kebiasaan ini terjadi berlarut-larut akan berakibat timbulnya garis-garis penuaan halus di wajah dan menjadikan kulit terlihat kusam.
Istilah mata panda yang sering di sematkan pada kantung mata yang menghitam akibat begadang pun akan sering terlihat pada bagian mata kita. Hal itu terjadi lantaran pelebaran pembuluh darah di balik kulit mata yang tipis karena kurang tidur.
Pelupa
Ketika tidur, otak akan mengalami proses regenerasi sel yang berguna untuk memperkuat ingatan. Proses ini juga akan memindahkan ingatan dan memori ke bagian otak yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan memori jangka panjang.
Nah, karena kebiasaan begadang proses tersebut akan terganggu dan menimbulkan rasa kantuk pada keesokan harinya. Tentunya hal ini bisa berakibat kita menjadi seorang yang pelua dan tentu saja hal tersebut sangat buruk bagi produktifitas saat kita bekerja dan kehilangan konsentrasi pada saat belajar.
Agar tidak mudah lupa, sekaligus untuk meningkatkan kemampuan mengingat, hentikan kebiasaan begadang. Terutama bagi Anda yang disibukkan dengan aktivitas bersekolah dan bekerja.











