Bandar LampungLampungPemerintahan

Dibuka Gubernur, 800 Stan UMKM dan PKL Ramaikan PRL 2023

×

Dibuka Gubernur, 800 Stan UMKM dan PKL Ramaikan PRL 2023

Sebarkan artikel ini
Gubernur Arinal Buka Pekan Raya Lampung 2023, Acara Berlangsung Meriah, Dihadiri Ribuan Pengunjung dan Diramaikan 800 stan UMKM dan PKL || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Arinal Buka Pekan Raya Lampung 2023, Acara Berlangsung Meriah, Dihadiri Ribuan Pengunjung dan Diramaikan 800 stan UMKM dan PKL || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara resmi membuka Pekan Raya Lampung (PRL) Tahun 2023 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (6/10/2023) malam.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan pengunjung yang antusias menyaksikan event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung itu.

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur dan akan berlangsung 15 belas hari ke depan. Tema yang diangkat adalah Digitalisasi Perekonomian Menuju Lampung Berjaya.

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Tema PRL ini sangat relevan dengan perubahan, terutama mengubah cara hidup, bekerja, dan berbisnis.

“Kita tidak boleh lagi tertinggal dengan provinsi lain, dan kita harus lebih maju, karena karunia Tuhan ada di Provinsi Lampung, dimana sumber daya alamnya sangat menjanjikan,” kata Gubernur Arinal.

Pekan Raya Lampung merupakan ajang pameran untuk menyebarluaskan informasi, promosi, dan publikasi. “Oleh karenanya, saya sangat berharap agar bisa memberikan potret kemajuan provinsi, potret potensi tentang Lampung baik di sektor pertanian, pariwisata maupun lainnya,” terang Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga meminta agar Apindo dapat mengajak Kabupaten/Kota untuk menunjukkan sisi potensinya, sisi keberhasilannya, dan sisi tantangan guna dipublikasikan.

“Jadi betul-betul arena ini objektif, sehingga bisa mendapatkan informasi. Dan sebaliknya, di dalam kegiatan ini terdapat waktu yang disiapkan Apindo untuk memberikan kesempatan diskusi yang bersifat ilmiah,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *