Masih menurut Ansori, bahwa yang bersangkutan menyebutkan beberapa alasan “Kenapa Lampung Ga Maju-Maju” itu diantaranya karena infrastruktur yang terbatas, “banyak” proyek-proyek pemerintah yang mangkrak.
Lalu, infrastruktur jalan di Lampung 1 (satu) km bagus, 1 (satu) km rusak lalu ditempel-tempel saja dan menurutnya bahwa upaya pemerintah membangun jalan yang 1 (satu) km bagus, 1 (satu) km rusak lalu ditempel-tempel diasumsikan pemerintah sedang main ular tangga.
Akun Awbimax Reborn juga menyebutkan sistem Pendidikan di Lampung yang lemah dimana proses penyaringan peserta didik yang ada di Lampung menurutnya “banyak sekali kecurangan” dan yang berkontribusi itu adalah orang-orang yang bekerja di sektor pendidikan.
Kunci jawaban tersebar kalau sudah mau UN (Ujian Nasional), menurutnya yang menyebarkan adalah pemerintah.
Bahwa selain itu yang bersangkutan menyebutkan alasan lainnya “Kenapa Lampung Ga Maju-Maju” adalah Tata Kelola Lemah yang menurutnya korupsi terjadi dimana-mana.
Birokrasi tidak efisien, hukumnya tidak ditegakkan (sangat lemah), suap dimana-mana sudah seperti makanan sehari-hari (suap-suap duit).
Lebih lanjut, menurut Ansori, narasi yang dibangun oleh akun TikTok Awbimax Reborn sangat menyesatkan karena dengan ketidaktahuannya yang bersangkutan membangun opini publik tanpa melalui riset terlebih dahulu.
Oleh karenanya dengan ketidaktahuannya tersebut menunjukkan bahwa yang bersangkutan bicara tanpa dasar dan tidak sesuai fakta karena tidak menunjukkan data konkret.
Ansori juga menegaskan bahwa dari uraian di atas, diduga akun TikTok Awbimax Reborn telah menyebarkan berita bohong (hoaks) karena narasinya banyak yang tidak sesuai fakta sehingga menyesatkan “yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat” karena menyangkut masyarakat 1 (satu) Provinsi yakni Provinsi Lampung. (Rls/SA)











