5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Bagi umat muslim yang beriman, doa penangkal santet bisa diamalkan setiap hari agar terhindar dari berbagai keburukan. Santet sendiri merupakan upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam.
Santet umumnya dikirim secara gaib melalui media, seperti rambut, paku, boneka, hingga foto. Nah, agar terhindar dari sihir berbahaya atau santet, berikut beberapa doa yang bisa dipanjatkan kepada Allah SWT.
Doa Penangkal Santet yang Dapat Diamalkan
Pada dasarnya, santet dilakukan oleh orang yang memiliki dendam akibat sakit hati. Sihir pertama kali digunakan saat masa Nabi Sulaiman ‘alaihissalam, yakni bermula dari kamu Bani Israel yang sering memakainya untuk mencelakakan orang lain.
Semantara itu, sihir kini sering digunakan oleh segelintir orang untuk mewujudkan keinginannya. Agar terhindar dari sihir dan santet, ada beberapa doa yang bisa dipanjatkan, antara lain:
1. Doa Terhindar dari Sihir dan Santet
Sihir disebut juga dengan guna-guna, santet, atau ilmu hitam yang cukup berbahaya jika tidak membentengi diri. Doa yang bisa dibaca agar terhindar dari santet, yakni “Laa ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumit, wa huwa ‘ala syai’in qadir”.
Arti dari doa ini adalah “Tidak ada Tuhan selain Allah SWT, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik Allah segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Bacaan doa ini bisa diamalkan kapan saja, terutama setelah bangun tidur, selesai sholat wajib, atau sebelum tidur.
2. Doa untuk Menangkal Santet
Selanjutnya, ada doa untuk menangkal santet yang bisa diamalkan agar terhindar dari pengaruh buruk sihir. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari nomor 3371, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa untuk meminta perlindungan bagi Hasan dan Husain.
Doa tersebut berbunyi, “Audzu bi kalimaatillahit taammati min kulli syaithonin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammatin”, yang artinya “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracun, dan dari pengaruh ‘ain yang buruk”.
3. Baca Surat Al-Falaq dan An-Naas
Dari Ibnu Abbas, suatu hari Rasulullah SAW mengalami sakit yang cukup parah. Setelah diteliti oleh dua Malaikat yang menjenguk, ternyata beliau terkena sihir Labid bin ‘Asham, seorang Yahudi. Sihir tersebut berupa gulungan ijuk yang terdiri dari 11 buhul pada seutas tali.





