Kun lii jaaron min syarri holqika kuliihim ajma’iina ayyafrutho ‘alaiya ahadun minhum aw ayyatgho, azza jaaruka, wa tabarokasmuka”. Arti dari doa ini adalah “Ya Allah Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaungi-Nya, Tuhan bumi dan apa saja yang dikandungnya, dan Tuhan setan-setan dan apa saja yang disesatkannya.
Jadikanlah untukku pelindung dari keburukan semua makhluk-Mu. Jangan sampai seseorang dari mereka terlepas hingga menyerangku atau berbuat sewenang-wenang. Sungguh sangat perkasa perlindungan-Mu dan Maha barakah nama-Mu’. Khalid mengucapkan doa itu, lalu bisa tidur”. (HR. Thabrani)
4. Doa Sulit Terlelap Sesuai Sunnah
Selama hidupnya, Zaid bin Tsabit pernah mengalami kesulitan tidur. Kemudian, beliau berdoa seperti berikut, “Allahumma gharatin nujum wa dahaatil ‘uyun, wa anta hayyun qayyum, la takkhuzuka sinatun wala naumun. Ya hayyu ya qayyum, ahdi’ laili wa anim’aini”.
Artinya adalah “Ya Allah SWT, bintang-bintang telah redup, mata-mata telah terpejam dan Engkau Maha Hidup lagi Maha Terus-menerus mengurus makhluk. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk dan tidur. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku dan tidurkanah mataku”.
Bacaan doa saat susah tidur bisa diamalkan setiap hari untuk mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. Jika sudah diamalkan, umat muslim harus menyakini sepenuh hati agar senantiasa diberikan keberkahan-Nya.





