Doa satu ini memiliki arti, yaitu “Ya Allah berilah kesembuhan kepada Saad, Ya Allah berilah kesembuhan pada Saad, Ya Allah berilah kesembuhan kepada Saad”. Dalam memanjatkan doa tersebut, biasanya diperkenankan untuk mengganti lafaz (Sa’ad) dengan nama orang yang tengah dijenguk.
Doa keempat
Hadis riwayat dari Abu Abdillah Utsman bin Al-’Ash RA, tatkala beliau mengeluh sakit kepada Rasulullah SAW yang mengatakan, “Letakkan tanganmu di tempat yang sakit, kemudian bacalah doa ini sebanyak tujuh kali”.
Doa yang dibacakan, yaitu “A’udzu billahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru”. Arti untuk doa keempat tersebut adalah “Aku berlindung kepada Allah dan kuasaNya dari keburukan yang kurasakan dan ku khawatirkan.”
Doa kelima
Hadis yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas RA, bahwasanya Rasulullah SAW ketika mengunjungi orang sakit beliau seiring mengatakan, “Laa ba’sa, thahuur insyaAllah.” Arti dari doa ini, yaitu “Tidak mengapa. Semoga penyakit ini menjadi pembersih atas dosa-dosamu. Atas izin Allah.”
Demikian informasi terkait doa untuk orang sakit sesuai sunnah yang bisa dibacakan, baik secara umum maupun spesifik. Apabila ada orang atau kerabat yang sakit, jangan lupa untuk segera menjenguk dan panjatkan doa untuknya, ya.





