Ia juga menekankan pentingnya memastikan pendidikan tetap terjangkau bagi masyarakat. Menurutnya, meskipun sekolah telah menerapkan pendidikan gratis, pemerintah tetap perlu menjaga agar biaya pendidikan tidak menjadi beban bagi orang tua.
“Yang paling penting, bagaimana ke depan biaya-biaya pendidikan jangan sampai mahal. Meskipun kita tahu sekolah sudah gratis,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Kepala Dinas Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman menjelaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan terus mengalami peningkatan. Pada 2025 terdapat 25 satuan pendidikan yang mendapatkan program revitalisasi, sedangkan pada 2026 direncanakan sebanyak 89 titik mendapatkan revitalisasi.
Program tersebut mencakup jenjang TK hingga SMP, baik sekolah negeri maupun swasta.
Adapun pada 2024 belum terdapat program revitalisasi dari pemerintah pusat. Namun, Pemerintah Provinsi Lampung tetap melaksanakan perbaikan dan rehabilitasi sekolah melalui APBD, dengan sekitar 39 sekolah mendapatkan penanganan.
Gubernur berharap berbagai upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tersebut dapat memberikan manfaat bagi peserta didik serta mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang semakin baik.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga berinteraksi dengan para siswa dan memastikan mereka merasa nyaman dan senang berada di sekolah. (Rls/SA)











