Ketua Umum Pengurus Pusat PERDATIN, Irjen. Pol. Prof. Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI., Subsp.TI(K), M.Kes., yang turut memberikan arahan secara virtual, menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni keorganisasian, melainkan momentum krusial untuk menentukan masa depan penanganan medis.
“Kebutuhan terhadap dokter spesialis anestesi dan terapi intensif semakin besar. Jadilah dokter yang tidak hanya mengejar gelar, tetapi mengejar kompetensi, memiliki integritas, empati, dan komitmen tinggi terhadap keselamatan pasien,” pesannya kepada seluruh sejawat dokter dan mahasiswa yang hadir.
Senada dengan hal tersebut, Ketua IDI Wilayah Lampung, dr. Josi Harnos, MARS., memberikan apresiasi tinggi atas keharmonisan lintas instansi yang berhasil mewujudkan PPDS ini dari sekadar wacana menjadi sebuah realita. Ia juga memuji konsep Seminar bertajuk “What Next After Medical School” yang digelar usai pelantikan, mengingat materi tersebut sangat out of the box dan membuka wawasan dokter muda terkait arah manajemen kesehatan profesional di masa depan.
Sementara itu, Ketua PERDATIN Cabang Lampung periode 2025-2028, dr. Tori Sepriwan, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K)., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga solidaritas internal dan sinergi eksternal.
“Kekuatan PERDATIN Lampung tidak terletak pada ketuanya atau satu dua orang pengurus, melainkan pada kebersamaan seluruh anggotanya. Periode kedua ini harus menjadi momentum untuk melompat lebih jauh, memberikan kontribusi yang lebih besar, dan membawa nama PERDATIN Lampung semakin diperhitungkan di tingkat nasional,” ujarnya. (Rls/SA)











